Jumat, 31 Januari 2014

Klimatologi

. Pengertian Awan

Awan ialah gumpalan uap air  yang terapung di atmosfera. Ia kelihatan seperti asap berwarna putih atau kelabu di langit. Awan berwarna putih disebabkan karena Sinar matahari adalah kombinasi dari berbagai sinar dengan panjang gelombang (warna) yang berbeda-beda.

Butiran air dan es dalam awan membaur secara merata ke berbagai arah seluruh komponen sinar matahari. Pembauran sinar dengan panjang gelombang yang berbeda secara merata itu menghasilkan warna putih. Secara global, sistem perawanan memang berperan untuk menyaring, mengurangi, bahkan mengeliminasi radiasi matahari sama sekali. Tapi, jika matahari tampak mengintip dari awan, misalnya, pendaran radiasi matahari dari awan itu justru akan membuat radiasi matahari meningkat dibanding tidak ada awan sama sekali.

Radiasi sinar matahari yang terbaur memang bisa menambah besar atau kecilnya radiasi matahari yang datang. Tergantung tipe awannya. Lapisan awan yang tipis dan awan yang tersebar akan memantulkan sinar matahari yang datang serta meningkatkan pembauran radiasi. Sebaliknya, awan yang tebal akan mengurangi bauran itu.

Miliaran butiran air atau kristal es yang melayang-layang di udara menyusun awan-awan itu. Berikut ini adalah tipe-tipe dan bagaimana mereka terbentuk.

B. Pembentukana awan

Udara selalu mengandung uap air. Apabila uap air ini meluap menjadi titik-titik air, terbentuklah awan. Peluapan ini boleh berlaku dengan dua cara:

    Apabila udara panas, lebih banyak uap terkandung di dalam udara karena air lebih cepat menyejat. Udara panas yang sarat dengan air ini akan naik tinggi, hingga tiba di satu lapisan dengan suhu yang lebih rendah, uap itu akan mencair dan terbentuklah awan, molekul-molekul titik air yang tak terhingga banyaknya.
    Suhu udara tidak berubah, tetapi keadaan atmosfera adalah lembap. Udara makin lama akan menjadi semakin tepu dengan uap air.

Apabila awan telah terbentuk, titik-titik air dalam awan akan menjadi semakin besar dan awan itu akan menjadi semakin berat, dan perlahan-lahan daya tarikan bumi menariknya ke bawah. Hinggalah sampai satu peringkat titik-titik itu akan terus jatuh ke bawah dan turunlah hujan.

Namun jika titik-titik air tersebut bertemu udara panas, titik-titik itu akan menguap dan lenyaplah awan itu. Inilah yang menyebabkan itu awan selalu berubah-ubah bentuknya. Air yang terkandung di dalam awan silih berganti menguap dan mencair. Inilah juga yang menyebabkan kadang-kadang ada awan yang tidak membawa hujan.

Berat titik-titik air dalam awan boleh mencapai beberapa jutaan, namun biasanya saiz (isipadu) awan adalah amat besar, jadi ketumpatan awan sebenarnya adalah cukup rendah untuk membolehkan angin di bawah dan di dalam awan menyokongnya.

C. Klasifikasi Awan

Awan tidak sama jenisnya dan selalu berubah bentuk. Awan bergantung pada ketinggian dan suhunya. Awan dibedakan menurut bentuk dan tingginya.

Ada 4 kumpulan yang utama, yaitu awan rendah, awan sederhana tinggi, awan tinggi dan awan yang tinggi keatas.

1. Awan Rendah
- terdiri dari awan Stratokumulus, awan Nimbostratus dan awan Stratus.
- terletak kurang daripada 3000 meter dari muka bumi.

a. Stratokumulus

Stratokumulus (Sc) ialah awan berwarna kelabu/putih yang terjadi apabila bahagian puncak awan kumulus yang terbentuk pada waktu petang menghampar dibawah songsangan suhu. Awan-awan ini terjadi pada lewat petang dan senja apabila atmosfera mula menjadi stabil. Warna kekuningan muda adalah disebabkan pantulan sinaran suria pada waktu senja. Stratokumulus juga akan boleh terjadi tanpa penghamparan awan kumulus.

b. Nimbostratus

Awan Nimbostratus gelap dan mempunyai lapisan-lapisan jelas dan dikenali juga sebagai awan hujan

c. Stratus

Stratus ialah awan berupa cebisan kain koyak terbentuk dalam udara lembab bergelora pada paras rendah atmosfera selepas hujan. Warna kekuningan muda latar belakang adalah disebabkan oleh pantulan sinaran suria waktu senja oleh sirrostratus yang terjadi selepas aktiviti ribut petir pada waktu petang. Awan Stratus sangat rendah, tebal dan berwarna kelabu.

2. Awan Sederhana Tinggi
- tediri dari awan Altokumulus dan Altostratus.
- letaknya antara 3000 hingga 6000 meter dari muka bumi

a. Altokumulus

Awan Altokumulus berkepul-kepul, tidak rata dan berlapis.Awan itu menandakan keadaan cuaca yang baik. Tiap-tiap elemen nampak jelas tersisih antara satu sama lain dengan warna keputihan dan kelabu yang mana membedakannya daripada Sirokumulus.

b. Altostratus

Altostratus(As), awan kekelabuan (bergantung kepada ketebalan) peringkat pertengahan yang menghasilkan hujan apabila cukup tebal. Awan-awan ini terjadi dalam lapisan atmosfera stabil dan boleh menjadi tebal apabila cukup kelembapan dan penyejukan. Hujan berterusan pada waktu senja dan malam selepas aktiviti ribut petir pada lewat petang dan senja adalah disebabkan perkara ini. Awan-awan di atas terbentuk pada waktu senja dan malam hari terdahulu, mula menghilang apabila matahari terbit pada awal pagi. Awan Altostratus lebih padat, berwarna kelabu dan kelihatan seperti air.

    3.      Awan Tinggi
    - terdiri dari awan Sirus, Sirokumulus dan Sirostratus

a. Sirus

Awan Sirus(Ci) ditiupkan angin timuran yang bergelora. Awan ini berwarna putih dengan pinggiran tidak jelas. Awan Sirus kelihatan seperti kapas tipis dan awan ini menunjukkan cuaca agak cerah.

b. Sirokumulus

Awan Sirokumulus kelihatan seperti sisik ikan.

c. Sirostratus

Awan Sirostratus ialah awan putih yang tipis

4. Awan yang Tinggi ke Atas
- terdiri dari awan Kumulus dan awan Kumulonimbus.
- letaknya kira-kira 6000 hingga 9000 meter dari muka bumi.

a. Kumulus

Pandangan jarak dekat awan Kumulus yang sedang berkembang aktif pada lewat pagi dan awal petang disebabkan pemanasan permukaan tanah dan perolakan. Awan-awan itu kelihatan seperti ‘popcorns’ dengan tepian nyata(clear outline). Warnanya putih pada puncak kerana semua gelombang sinar suria dipantulkan pada kadar yang sama. Warna gelap itu disebabkan oleh penembusan terhad sinar suria dan juga kadar serapan yang bertambah terhadap gelombang selebihnya kerana titisan air besar. Dengan kandungan kelembapan dan penaikan udara mencukupi, awan-awan ini tumbuh tinggi dan menghasilkan hujan panas. Dalam keadaan ketidakstabilan udara yang mendalam, ribut petir berlaku pada waktu petang atau lewat petang Awan Kumulus terbentuk kelompok-kelompok bulat

b. Kumulonimbus

Pemandangan jarak jauh deretan awan Kumulonimbus (Cb) . Awan-awan ini tinggi berwarna putih / gelap. Tapaknya terletak pada ketinggian kira-kira 1000 kaki manakala puncaknya boleh mencapai ketinggian melebihi 35000 kaki. Pembentukan deretan awan ini merupakan satu ciri biasa pada awal pagi Monsun Barat Daya. Kedudukan Sel-sel Cb yang begitu rapat menyebabkan awan-awan itu kelihatan bersambung. Warna kuning keemasan itu disebabkan pantulan sinar suria pagi yang sedang terbit di timur. Awan nipis berbentuk topi kelihatan diatas puncak awan Cb menunjukan kewujudan udara stabil mengalir diatas puncak awan itu (Cb). Awan-awan Cb ini kerap bergerak masuk ke pedalaman melalui kawasan pantai pada peringkat akhir Monsun Barat Daya. Apabila ketidakstabilan atmosfera mencapai lebih tinggi, awan-awan ini membawa hujan lebat dan ribut petir kepada kawasan terlibat.

Awan Kumulonimbus berbentuk kelompok-kelompok besar. Kelompok-kelompok yang berwarna putih dan hitam ini mempunyai bentuk dan rupa yang beranekaragam. Awan membawa hujan yang disertai dengan kilat dan petir.

Radiasi Matahari dan Awan

Efek yang diberikan awan terhadap radiasi matahari yang diterima permukaan Bumi sebenarnya kompleks. Tidak sesederhana bahwa ada awan maka suhu udara akan turun.

Secara global, sistem perawanan memang berperan untuk menyaring, mengurangi, bahkan mengeliminasi radiasi matahari sama sekali. Tapi, jika matahari tampak mengintip dari awan, misalnya, pendaran radiasi matahari dari awan itu justru akan membuat radiasi matahari meningkat dibanding tidak ada awan sama sekali.

Radiasi sinar matahari yang terbaur memang bisa menambah besar atau kecilnya radiasi matahari yang datang. Tergantung tipe awannya. Lapisan awan yang tipis dan awan yang tersebar akan memantulkan sinar matahari yang datang serta meningkatkan pembauran radiasi. Sebaliknya, awan yang tebal akan mengurangi bauran itu.

Miliaran butiran air atau kristal es yang melayang-layang di udara menyusun awan-awan itu. Berikut ini adalah tipe-tipe dan bagaimana mereka terbentuk.

PENGANTAR ILMU EKONOMI

PENGANTAR ILMU EKONOMI

1.    Definisi ekonomi
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.
Kata “Ekonomi“ sendiri barasal dari kata yunani Oikos yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan Nomos, atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar ekonomi diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.”
Prof. Paul Anthony Samuelson ( ahli ekonomi dari Massachussets Institute of Technologi ) mengemukakan 6 definisi ekonomi :
  1. Ilmu ekonomi / ekonomi politik adalah suatu studi tentang kegiatan yang dengan / tanpa menggunakan uang, mencakup atau melibatkan transaksi-transaksi pertukaran antar manusia.
  2. Suatu studi mengenai bagaimana orang menjatuhkan pilihan yang tepat untuk memenfaatkan sumber-sumber produktif yang langka dan terbatas jumlahnya, untuk menghasilkan berbagai barang serta mendistribusikannya kepada anggota masyarakat untuk mereka konsumsi.
  3. studi tentang manusia dalam kegiatan hidup mereka sehari-hari untuk mendapat dan menikmati kehidupan.
  4. studi tentang bagaimana manusia bertingkah pekerti untuk mengorganisasi kegiatan-kegiatan konsumsi dan produksinya
  5. suatu studi tentang kekayaaan.
  6. suatu studi tentang cara-cara memperbaiki masyarakat.
“ Economics is the study of  how societies use scarce resource to produce valuable commodities and distribute them among different people.”
“Ilmu ekonomi adalah studi tentang mengenai cara-cara yang di tempuh oleh masyarakat untuk menggunakan sumberdaya yang langka guna memproduksi komuditas / barang-barang yang bermanfaat serta mendistribusikannya kepada semua orang.” ( Paul A. Samuelson and William D. Nordhaus )
Ada 3 asas dalam permasalahan ekonomi :
·         What   : Barang apa yang akan di buat
·         How    : Bagaimanakah barang itu dihasilkan
·         For Whom : Untuk siapa barang itu di hasilkan
2.    Ruang Lingkup  Ekonomi
            Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa.
Tindakan , Motif , dan Prinsip Ekonomi
            Dalam Ilmu ekonomi kita harus mempunyai tindakan, motif, dan prinsip ekonomi. Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :
a. Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
b. Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.
Dalam ekonomi kita tidak hanya melakukan tindakan saja akan tetapi, kita harus mempunyai motif dalam ekonomi. Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Dari semuanya itu kita tidak akan seimbang kalau tidak adanya prinsip ekonomi. Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal.
           
3.    Hubungan Ilmu Ekonomi dengan Ilmu-ilmu yang lain
Dari segi yang lain, ilmu di bagi menjadi dua. Masing-masing adalah ilmu murni (pure science) dan ilmu terapan (applied science) ilmu murni bertugas untuk menyempurnakan dan menjaga kelangsungan hidup serta pengembangan ilmu itu sendiri, sedangkan ilmu terapan gunanya adalah untuk diterapkan di dalam hidup dan kehidupan manusia sehari-hari. Demikianlah kita kenal dengan sosiologi sebagai ilmu murni dan sosiatri sebagai ilmu tempatnya. Psikologi sebagai ilmu murni sebagai psikiatri  xebagai ilmu terapan. Bebrapa cabang ilmu yang lain tidak mempunyai nama khusus untuk ilmu murni dan ilmu terapannya  sebagai mana yang mempunyai oleh sosiologi dan psikologi.
Ilmu ekonomi, misalnya sebagaian – bagiannya bersama pure economics atau economic theory and appled economics (ilmu ekonomi terapan)
Sebelumnya telah disebutkan bahwa ilmu ekonomi termasuk kedalam ilmu social, sedangkan ilmu social itu adalah ilmu tentang manusia serta masyarakat untuk sekelompok manusia hidup didalamnya. Dengan demikian jelaslah subjek ekonomi itu pertama adalah manusia itu sendiri dan kedua adalah bahan – bahan yang terlibat didalam kegiatan perekonomian seperti misalnya toko, perusahaan, departemen keuangan, lembaga konsumen dsb. Semuanya itu adalah subjek – subjek ilmu ekonomi adapaun subjek ilmu ekonomi adalah cara – cara serta tindakan yang ditempuh oleh manusia dalam pengalokaasaian sumber – sumber yang ada. Itulah subjek dan objek ilmu ekonomi.
Memang, sedemikian besar peranan yang dimainkan ilmu ekonomi dalam mempengaruhi masyarakat manusia sehingga diseluruh dunia ini dimulai dari masyarkat yang palinh primitive dan kanibal hingga masyarakat – masyarakat yang paling modern sekalipun, tidak ada yang terlibat dalam proses perkonomian.
4.    Pembagian Ekonomi
Secara garis besar ekonomi terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu :
  1. Ekonomi Deskriptif (descriptive economics), yaitu ilmu ekonomi yan bersifat mengumpulkan ketarangan-keterangan yang factual dan relevan mengenai suatu masalah.
  2. Ekonomi teori (economisc theory/ekonomi analisis) yang terbagi dalam 2 cabang yaitu:
  1. Teori ekonomi mikro (mikro economics theory)
Teori ekonomi mikro dapat artian sebagai “ilmu ekonomi kecil”. Berdasarkan pada corak dan ruang lingkup analisisnya. Teori ekonomi mikro diartikan sebagai “bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian“. Ada 3 aspek yang di analisis :
a.                            Interaksi di pasar barang
b.    Tingkah laku pembeli dan penjual
c.    Interaksi di pasar factor prouksi
  1. Teori ekonomi makro (makro economics theory)
     
Teori ekonomi makro menganalisis keseluruhan kegiatan perekonomian, bersifat global dan memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Aspek-aspek yang di analisis dalam teori ekonomi makro adalah :
    1. Penentuan tingkat kegiatan perekonomian Negara.
    2. Pengeluaran Agregat.
    3. Mengatasi pengangguran inflasi.
c.    Ekonomi Terapan (Applied economic theory), kebijakan ekonomi yang diterapkan dengan menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi deskriptif.
5. Penerapan Ekonomi
a)    Memperbaikicara berfikir yang membantu dalam pengembalian keputusan.
         Harta yang berharga dalam diri manusia adalah pikiran. Dengan pikiran kita mampu menganalisis, menilai benar atau salah, baik buruk dan menentukan pilihan kemampuan ini memungkinkan manusia mempertahankan keberadaan di bumi. Kemampuan itu pula yang memungkinkan manusia terus-menerus meningkatkan kualitas hidupnya. Metode-metode teknik berpikir ekonomi akan meningkatkan kemampuan berpikir dan mengambil keputusan dengan tepat.
b) Membantu memahami masyarakat
         sejarah ekonomi itu mengajarkan bahwa melalui pertukaran itu manusia berupaya mengatasi kelangkaan, selanjutnya, mengembangkan teknologi dan system kemasyarakatan. Berdasarkan ini kita dapat memahami terjadinya revolusi industri di inggris, revolusi politik di prancis dll.
c) Membantu memahami masalah-masalah internasional (global)
         Dengan belajar ekonomi kita dapat mengerti lebih pasti dan mengapa pda saat Negara-negara timur (Indonesia) mengalami krisis ekonomi pada tahun 1998, Negara-negara maju mau memberi bantuan dana moneter internasiona (IMM) dan bank dunia (word bank)

TEORI PERMINTAAN DAN PENAWARAN

            Teori penawaran dan permintaan (bahasa Inggris: supply and demand) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang.
1.    Pengaruh harga terhadap jumlah barang yang diminta
a.                                        Harga barang itu sendiri
      Harga dari barang atupun jasa merupakan dari factor utama yang akan banyak terjual atau tidak terjual. Bila harganya murah atau rendah tingkat permintaan akan jasa atau barang akan tinggi atau laku terjual,sebaliknya tingkat permintaan akan menurun bila harga barang atau jasa tersebut mahal atau tinggi.
b.    harga barang lain berkaitan
      Tinggi rendahnya jumlah permintaan akan dipengaruhi pula oleh barang yang lain yang berhubungan dengannya, yaitu barang pengganti atau barang pelengkap.
·            baranga pengganti (subtitusi), yaitu barang yang dapat mengganti fungsi dari barang yang di gantinya.
·         Barang pelengkap (komplementer), yaitu barang yang dapat melengkapi fungsi suatu barang, sehingga nilai guna barang yang dilenkapinya sebagian tinggi
 Hokum permintaan “makin rendah harga suatu barang maka makin banyak jumlah barang yang diminta dan sebaliknya, makin tinggi harga suatu barang maka jumlah barang yang diminta berkurang.
2. PENGARUH HARGA TERHADAP JUMLAH BARANG YANG DITAWARKAN
  1. Biaya produksi
      Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa. Tinggi biaya produksi sangat berpengaruh terhadap jumlah barang atau jasa yang akan ditawarkan dipasar. Jika biaya produksi tinggi umumnya produsen akan mengurangi kegiatan produksi, akibatnya jumlah barang yang ditawarkanpun berkurang. Sebaliknya jika biaya produksi rendah produsen cenderung akan meningkatkan hasil produksi sehingga jumlah barang  yang akan ditawarkan bertambah.
  1. harga barang lain
      dalam hal ini barang yang dimaksud dengan barang lain adalah barang pengganti. Bila harga barang yang akan digantikan meningkat, produsen akan menambah barang yang akan ditawarkan, keputusan ini dilakukan karena produsen memperkirakan akibat kenaikan harga tersebut, Masyarakat akan beralih mengkonsumsi barang yang ia tawarkan karena harganya lebih murah.
Hukum Penawaran “ jika harga barang yang ditawarkan naik, maka jumlah barang yang ditawarkanpun, akan bertambah. Sebaliknya, jika harga barang turun, maka jumlah barang yang ditawarkanpun berkurang.

KESIMPULAN

“ Economics is the study of  how societies use scarce resource to produce valuable commodities and distribute them among different people.”
“Ilmu ekonomi adalah studi tentang mengenai cara-cara yang di tempuh oleh masyarakat untuk menggunakan sumberdaya yang langka guna memproduksi komuditas / barang-barang yang bermanfaat serta mendistribusikannya kepada semua orang.” ( Paul A. Samuelson and William D. Nordhaus )
           
            Melihat definisi-definisi yang telah kami uraikan, terlihat beberapa hal yang menjadi hal pokok perkiraan. pertama, masalah utama (main of central problem) setiap tingkah laku ekonomis, atau masalah utama, di dalam ekonomi adalah masalah pemilihan (problem of choice). Pemilihan disini adalah pemilihan cara penggunaan sumber-sumber produktif yang langka dan dapat mempunyai penggunaan alternatif. Artinya, setiap barang pasti tidak hanya mempunyai satu saja pengguna seperti apa yang juga dinyatakan oleh Paul A. Samuelson and William D. Nordhaus yaitu :
“ Economics is the study of  how societies use scarce resource to produce valuable commodities and distribute them among different people.”
“Ilmu ekonomi adalah studi tentang mengenai cara-cara yang di tempuh oleh masyarakat untuk menggunakan sumberdaya yang langka guna memproduksi komuditas / barang-barang yang bermanfaat serta mendistribusikannya kepada semua orang.”
PENUTUP
Demikian makalah ini kami buat, semoga apa yang telah kami uraikan dalam makalah ini terutama dalam masalah ekonomi dapat bermanfaat bagi kami dan para pembaca dan apabila ada kesalahan baik itu dalam penulisan ataupun dalam penguraiannya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Ilmu Kealaman Dasar

Ilmu Kealaman Dasar

 

MATERI 1
HAKEKAT ILMU KEALAMAN DASAR
 A.  Pengertian Ilmu Kealaman Dasar
Ilmu Kealaman Dasar merupakan ilmu pengetahuan yang mengkaji gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk bumi, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu kealaman Dasar dapat juga di katakan sebagai konsep awal terbentuknya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan semua turunannya, seperti Biologi, Fisika, dan Kimia.
Ilmu kealaman dasar bersifat relatif dan dapat berubah sesuai dengan kemajuan peradaban manusia. Menurut Aly dan Rahmah (2001:V) ilmu kealaman dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan teknologi. Ilmu kealaman dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja dalam alam semesta, bumi termasuk manusia.
B.  Lahirnya Ilmu Kealaman Dasar
Manusia sebagai makhluk hidup memberikan respon terhadap semua rangsangan, termasuk gejala alam. Tanggapan terhadap gejala-gejala alam atau peristiwa alam merupakan suatu pengalaman yang di rasakan oleh manusia. Pengalaman dari zaman ke zaman akan terakumulasi karena manusia mempunyai rasa ingin tahu terhadap semua gejala alam yang di hadapinya dalam kehidupan.
Pengalaman merupakan salah satu cara terbentuknya pengetahuan, pengalaman itu akan bertambah terus menerus selama manusia ada di muka bumi dan mewariskan pengetahuan itu ke generasi berikutnya. Pertambahan pengetahuan itu di dorong oleh:
  1. Dorongan untuk memuaskan diri yang bersifat non praktis atau teoritis
    guna memahami hakekat alam semesta.
  2. Dorongan praktis yang memanfaatkan pengetahuan itu untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik.
Kedua dorongan itu menumbuhkan kemajuan ilmu pengetahuan, dorongan pertama menuju ilmu pengetahuan murni (pure science) sedangkan dorongan kedua ke ilmu pengetahuan terapan (Applied science). Ilmi kealaman merupakan kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis artinya kegiatan manusia tiada henti, dari hasil percobaan menghasilkan konsep selanjutnya dari konsep mendorong melakukan percobaan berikutnya dan seterusnya.

Untuk Lebih Lengkap Silahkan KLIK DISINI

Untuk power pointnya,, KLIK DISINI

 

Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar


Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :
1.Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah
2.Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
3.Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya daar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
1.Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka
2.Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
4.menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
1.Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
2.Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan cinta kasih
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan

Pokok-pokok bahasan di atas dibahas lebih medetail dalam buku berikut disajikan dalam file PDF silakan download di bawah ini
Materi IBD pdf Download di sini


Selasa, 28 Januari 2014

Matriks



Materi Matriks Lengkap Dan Contohnya
Matriks dalam matematika merupakan kumpulan bilangan, simbol atau ekspresi berbentuk persegi panjang yang disusun menurut baris dan kolom. Bilangan-bilangan yang terdapat pada suatu matriks disebut dengan elemen atau disebut juga anggota dari suatu matriks. Contoh matriks dengan 2 baris dan 3 kolom yaitu sebagai berikut
Matriks banyak dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan matematika misalnya dalam menemukan solusi masalah persamaan linear, transformasi linear yakni bentuk umum dari fungsi linear contohnya rotasi dalam 3 dimensi. Matriks juga seperti variabel biasa, sehingga matrikspun dapat dimanipulasi misalnya dikalikan, dijumlah, dikurangkan, serta didekomposisikan. Menggunakan representasi matriks, perhitungan dapat dilakukan dengan lebih terstruktur.

Operasi Dasar Matriks :
1. Penjumlahan dan Pengurangan Matriks
Penjumlahan serta pengurangan dalam matriks hanya dapat dilakukan apabila kedua matriks mempunyai ukuran atau tipe yang sama. Elemen-elemen dalam suatu matriks yang dijumlahkan atau dikurangan yaitu elemen yang memilki posisi/letak  yang sama.

representasi dekoratifnya sebagai berikut

2. Perkalian Skalar
Perkalian matriks dilakukan dengan cara tiap baris dikalikan dengan tiap kolom, selanjutnya dijumlahkan pada kolom yang sama

dan
maka
contoh perhitungan :


Ordo suatu matriks merupakan bilangan yang menunjukan banyaknya baris (m) dan banyaknya kolom (n). Sebagai contoh : merupakan matriks berordo 3×2

Matriks Identitas
Matriks Identitas adalah matriks yang anggota pada diagonal utamanya selalu 1

Matriks Transpose (At)

Matriks transpose merupakan matriks yang mengalami pertukaran elemen dari kolom menjadi baris atau sebaliknya. Contoh :

maka matriks transposenya (At) adalah
Contoh – contoh :
1. Kesamaan Dua Matriks

Tentukan nilai 2x-y+5z!
Jawab:
maka
maka
maka
2.
3. Contoh Perkalian matriks dengan variabel
4.

Determinan Suatu Matriks
Untuk menentukan determinan dari suatu matriks dapat digunakan beberapa cara :
1. Misalnya terdapat matriks yang berordo 2×2 dalam menentukan determinan dari matrikas A yang biasa ditulis |A| adalah


2. Metode Sarrus
Misalnya terdapat maka untuk menentukan nilai determinan dari matriks A tersebut

Ubah matriks dalam bentuk seperti diatas selanjutnya perhitungannya dengan cara menambahkan elemen dari kiri atas kekanan bawah (mulai dari a → e → i, b → f → g, dan c → d → h) kemudian dikurangi dengan elemen dari kanan atas kekiri bawah (mulai dari c → e → g, a → f → h, dan b → d → i) maka akan menjadi
Sebagai contohnya
maka tentukan


3. Metode Ekspansi Baris dan Kolom
Jika diketahui maka untuk menentukan determian dari matriks P



Matriks Singular
Matriks Singular yaitu matriks yang nilai determinannya 0.
Sebagai contoh

Jika A matriks singular, tentukan nilai x!
Jawab:
vs
Invers Matriks
Misalnya diketahui   maka invers dari matriks A

Sifat-sifat dari invers suatu matriks :
Persamaan Matriks
Tentukan X matriks dari persamaan:
  • Jika diketahui matriks A.X=B
  • Jika diketahui matriks X.A=B
ez
fz
gz
ta
Sekian penjelasan singkat mengenai Matriks Semoga dapat bermanfaat sebagai referensi matematika yang dapat digunakan setiap saat ketika anda membutuhkan.

  Jadwal Games of The Future 2024 MLBB Jum'at, 1 Maret 2024